Departemen Teknik Elektro menyelenggarakan Workshop Review Kurikulum 2024 pada tanggal 9 April 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat keselarasan kurikulum dengan visi keilmuan program studi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Program Studi Sarjana dan Magister Teknik Elektro, dengan menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr.nat.tech. Ir. Siswo Sumardiono, S.T., M.T., selaku Direktur Akademik Universitas Diponegoro.
Workshop ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi hasil Workshop Visi Keilmuan yang telah dilaksanakan pada 15 Oktober 2025. Dalam workshop tersebut, telah dirumuskan pentingnya peninjauan dan penyelarasan kurikulum agar sejalan dengan arah pengembangan keilmuan masing-masing program studi, serta mampu menjawab tantangan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi modern.
Program Studi Sarjana Teknik Elektro memiliki visi keilmuan untuk menjadi program studi Teknik Elektro yang unggul dalam rekayasa sistem cerdas dan terintegrasi, yang berfokus pada solusi inovatif modern. Sementara itu, Program Studi Magister Teknik Elektro memiliki visi keilmuan menjadi program studi yang unggul dalam rekayasa keteknikan bidang ketenagalistrikan, kontrol, instrumentasi elektronika, dan teknologi informasi yang berorientasi pada pengembangan teknologi cerdas dan ramah lingkungan serta berkontribusi secara nasional dan global.
Dalam arahannya, Prof. Siswo Sumardiono menekankan pentingnya kurikulum yang adaptif, responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan. Kurikulum yang baik, menurut beliau, harus mampu menjadi jembatan antara visi akademik, kebutuhan dunia kerja, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dari hasil workshop, beberapa poin strategis berhasil dirumuskan. Pada Program Studi Sarjana Teknik Elektro, dilakukan penyelarasan maupun peleburan beberapa mata kuliah dari berbagai konsentrasi pada semester 5 yang mencerminkan penguatan visi keilmuan dalam Kurikulum 2024. Selain itu, disiapkan paket-paket mata kuliah pada semester 6 dan 7 yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperkuat kompetensi sesuai dengan minat dan bidang keahlian yang dipilih.
Paket mata kuliah tersebut juga dirancang untuk menjadi fondasi dalam pelaksanaan capstone design oleh mahasiswa, sehingga proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada penyelesaian masalah nyata melalui pendekatan rekayasa yang terintegrasi.
Sementara itu, pada Program Studi Magister Teknik Elektro, workshop menghasilkan kesepakatan untuk melakukan penyelarasan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dengan pendekatan Outcome Based Education (OBE). Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis capaian, sekaligus memperkuat akuntabilitas akademik dalam proses pendidikan pascasarjana.
Melalui workshop ini, Departemen Teknik Elektro menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pendidikan tinggi yang relevan, unggul, dan berdaya saing global. Review Kurikulum 2024 diharapkan menjadi fondasi penting dalam mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan teknologi dan masyarakat