Pemberian plakat kepada keynote speaker dalam rangkaian ICITACEE 2026

ICITACEE 2026: Konferensi Internasional ke-13 Diikuti Peserta dari 12 Negara, Angkat Tema Smart, Secure, and Sustainable Technologies

Dalam sambutannya sebagai Ketua Panitia (General Chair), Dr. Maman Somantri, S.T., M.T. menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara atas kerja keras mereka dalam menyukseskan konferensi ini. Beliau menyampaikan kebanggaannya karena ICITACEE 2026 berhasil menarik partisipasi luas dari kalangan akademisi internasional.

PARTISIPASI DARI 12 NEGARA

Konferensi ini menerima kontribusi penelitian dari peserta di 12 negara, termasuk penulis dari 11 negara di luar Indonesia, yaitu Turki, India, Jepang, Filipina, Malaysia, Amerika Serikat, dan negara-negara lainnya. Secara keseluruhan, terdapat 109 makalah penelitian yang akan dipresentasikan dalam konferensi ini, hasil seleksi ketat dengan tingkat penerimaan (acceptance rate) sebesar 52%. Setiap makalah yang diterima telah melalui proses tinjauan (review) yang cermat oleh para reviewer undangan menggunakan kriteria seleksi yang ketat.

TIGA KEYNOTE SPEAKER INTERNASIONAL

ICITACEE 2026 menghadirkan tiga keynote speaker internasional yang merupakan pakar terkemuka di bidangnya:

  1. Assoc. Prof. Dr. Francisco Cruz (University of New South Wales, Sydney, Australia)
    Membawakan materi berjudul “Explainable Robotic Systems in Reinforcement Learning Scenarios”, membahas pentingnya sistem robotik yang mampu menjelaskan proses pengambilan keputusannya secara menyerupai manusia, khususnya dalam skenario reinforcement learning pada interaksi manusia-robot. Dr. Cruz meraih gelar PhD dari University of Hamburg, Jerman (2017) di bidang developmental robotics, dan saat ini menjabat Senior Lecturer in Cognitive Robotics di UNSW Sydney sejak 2022, sekaligus memimpin Autonomous Agents and Robotics Research (A2R2) group.
  2. Prof. Ir. Ts. Dr. Teddy Surya Gunawan (International Islamic University Malaysia)
    Membawakan materi berjudul “Attention Is a Purchase, Not a Gift: Selection, Physics, and Uncertainty in Deep Visual Perception”, mengupas secara kritis biaya tersembunyi di balik mekanisme attention pada deep learning mulai dari kebutuhan data, latensi komputasi, hingga tingkat kepercayaan (confidence) yang sering tidak teruji, dengan studi kasus pada deteksi drone berukuran kecil dan mitigasi turbulensi atmosfer. Prof. Gunawan adalah lulusan cum laude Teknik Elektro ITB (1998), meraih gelar PhD dari University of New South Wales, Australia (2007), dan telah menjadi Senior Member IEEE sejak 2012. Beliau masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists in Artificial Intelligence and Image Processing versi Elsevier (2023 dan 2024).
  3. Prof. Dr. I Ketut Gede Darma Putra, S.Kom., M.T. (Universitas Udayana, Bali)
    Membawakan materi berjudul “From Integrated Hospital System to National Healthcare Ecosystem, Powering the Future with Medical AI”, membahas transformasi sistem kesehatan dari sistem rumah sakit yang terintegrasi menuju ekosistem kesehatan nasional yang terhubung dengan inisiatif SATUSEHAT dan BPJS Kesehatan, serta peran teknologi Medical AI dalam meningkatkan layanan klinis dan operasional rumah sakit. Prof. Darma Putra adalah pencipta Katelia Core, sistem rumah sakit terintegrasi skala enterprise yang telah diimplementasikan di berbagai rumah sakit di Indonesia.

Dr. Maman Somantri turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengirimkan makalah penelitian terbaik mereka untuk berpartisipasi dalam ICITACEE 2026. Beliau berharap konferensi ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang substansial bagi masyarakat, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Melalui ICITACEE 2026, Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro terus menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan riset dan inovasi di bidang teknologi informasi, komputer, dan teknik elektro pada skala internasional.