Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui Himpunan Mahasiswa Elektro bersiap menyelenggarakan program summer course bertaraf internasional. Kegiatan bergengsi yang bertajuk Electro Tech Summer Institute (ETSI) 2026 ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 20 hingga 27 September 2026 di lingkungan kampus UNDIP dan beberapa lokasi pendukung lainnya.
Mengusung tema utama “Penguatan Kolaborasi Global di Bidang Teknik Elektro melalui Pertukaran Akademik, Praktik, dan Budaya”, program ini secara khusus menyasar mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi internasional. ETSI 2026 hadir sebagai respons atas pentingnya keahlian di bidang teknik elektro dalam era digitalisasi dan Revolusi Industri 4.0.
Kolaborasi Akademik Bersama Profesor Tamu Internasional
Sebagai bagian dari visi menuju Universitas Berkelas Dunia, ETSI 2026 turut menginisiasi program Profesor Tamu. Kegiatan ini akan menghadirkan Prof. Dr. Gerald Guan Gan Goh, seorang profesor senior dari Multimedia University, Malaysia, yang merupakan pakar di bidang manajemen pengetahuan, sistem informasi, transformasi digital, dan keberlanjutan bisnis.
Selama program ETSI berlangsung, para peserta akan dilibatkan dalam berbagai agenda akademik yang komprehensif, antara lain:
- Kuliah Umum: Membahas tema “Manajemen Pengetahuan Digital dan Inovasi Berkelanjutan” yang ditujukan bagi mahasiswa dan dosen.
- Lokakarya Tematik: Mengangkat judul “Sistem Informasi untuk Keberlanjutan Institusional”.
- Klinik Penulisan Artikel Ilmiah: Sesi pendampingan bagi dosen dan mahasiswa pascasarjana UNDIP dengan target menghasilkan draf publikasi bersama untuk jurnal internasional bereputasi.
- Diskusi Pengembangan Kurikulum & Riset: Mengevaluasi kurikulum berbasis internasionalisasi dan mengidentifikasi topik riset bersama.
- Pertemuan Institusional: Penandatanganan Surat Pernyataan Minat Kerja Sama antara Fakultas Teknik UNDIP dan Multimedia University, Malaysia.
Eksplorasi Industri dan Pertukaran Budaya
Selain kegiatan di dalam kelas, ETSI 2026 dirancang sebagai wadah pertukaran budaya antarmahasiswa dari berbagai negara. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teknis, tetapi juga diajak untuk terjun langsung melalui serangkaian kunjungan industri dan wisata budaya. Rangkaian perjalanan tersebut meliputi:
- Kunjungan industri ke PT DTECH Engineering di Salatiga untuk melihat langsung aplikasi teknologi.
- Jelajah budaya dan sejarah Kota Semarang, termasuk kunjungan ke Lawang Sewu, Kota Lama, dan Kampung Batik.
- Kegiatan lingkungan dan maritim di Taman Sains dan Teknologi Maritim (MSTP) Jepara, yang diisi dengan kunjungan tambak udang, kegiatan bersih pantai, dan penanaman mangrove.
- Eksplorasi budaya ke Daerah Istimewa Yogyakarta, mengunjungi Museum Ullen Sentalu, Malioboro, dan Kraton Yogyakarta.
Membangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan
Tujuan utama dari penyelenggaraan ETSI 2026 adalah untuk mempromosikan keunggulan akademik dan penelitian Departemen Teknik Elektro UNDIP di forum internasional, sekaligus menawarkan wawasan serta keahlian khusus kepada para mahasiswa asing. Melalui interaksi lintas negara ini, diharapkan dapat terbangun toleransi dan hubungan antarbangsa yang saling menghargai.
Dengan terselenggaranya ETSI 2026, Universitas Diponegoro berharap dapat meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, membentuk kolaborasi akademik yang berkelanjutan, dan membuka peluang baru dalam bidang penelitian serta pertukaran mahasiswa di masa mendatang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UNDIP dalam berkontribusi terhadap pendidikan tinggi global yang inklusif, inovatif, dan berkelas dunia.
