Kuliah Umum 20 Mei 2025

VISITING PROFESSOR 2025: DTE UNDIP PERKUAT TATA KELOLA DIGITAL DAN INOVASI BERKELANJUTAN HADIRKAN PROFESOR DARI MULTIMEDIA UNIVERSITY, MALAYSIA

Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro (DTE Undip) menyelenggarakan program Visiting Professor bersama Prof. Ts. Dr. Gerald Goh Guan Gan MBIT, MA, FMIM, FOMI dari Multimedia University, Malaysia, pada tanggal 20 hingga 22 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis DTE dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan riset yang terhubung secara internasional, khususnya dalam bidang transformasi digital, tata kelola sistem informasi, serta inovasi berkelanjutan yang berdampak langsung pada pembangunan nasional dan global.

Prof. Ts. Dr. Gerald Goh Guan Gan MBIT, MA, FMIM, FOMI, seorang akademisi terkemuka dengan kepakaran di bidang manajemen pengetahuan, sistem informasi, komunikasi digital, dan pengelolaan institusi berbasis teknologi, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan akademik dan riset di lingkungan Teknik Elektro Undip. Selama tiga hari penyelenggaraan, berbagai sesi ilmiah telah digelar dengan antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri atas dosen, peneliti, dan mahasiswa.

Kuliah Umum 21 Mei 2025
Kuliah Umum 21 Mei 2025

Kegiatan dibuka dengan kuliah umum bertajuk “Digital Knowledge Management and Sustainable Innovation” yang disampaikan pada Selasa, 20 Mei 2025 di Ruang B203 dan dihadiri oleh 70 peserta. Selanjutnya, pada Rabu, 21 Mei 2025, Beliau membawakan materi bertema “Information Systems for Institutional Sustainability” di Ruang Sidang yang diikuti oleh 35 peserta. Program ditutup pada Kamis, 22 Mei 2025, dengan penyelenggaraan Klinik Penulisan Akademik di Ruang Seminar. Kegiatan ini diikuti oleh 11 mahasiswa dari program Sarjana dan Magister Teknik Elektro yang mendapatkan bimbingan langsung dalam penulisan artikel ilmiah untuk jurnal maupun konferensi internasional.

Kuliah Umum 22 Mei 2025
Kuliah Umum 22 Mei 2025

Melalui kehadiran Prof. Goh, Departemen Teknik Elektro Undip berharap dapat mendorong kolaborasi riset internasional, memperbarui kurikulum sesuai dengan dinamika global, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah sebagai bagian dari pencapaian mutu akademik yang berkelanjutan.