Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar Expo Tugas Akhir pada 10 Desember 2024 yang bertempat di Lapangan Basket Teknik Elektro. Kegiatan ini menampilkan beragam inovasi dari para mahasiswa tingkat akhir yang siap berkontribusi dalam pengembangan teknologi di berbagai sektor. Expo ini bertujuan untuk memperkenalkan hasil karya mahasiswa kepada sivitas akademika, mitra industri, dan masyarakat luas.
Salah satu proyek unggulan adalah Perancangan Alat Pasteurisasi Susu dengan Metode Pulsed Electric Field (PEF) oleh Kurnia Ashsiddiqi P. dan Hayatul Khairiah. Inovasi ini berfokus pada pengolahan susu yang lebih efektif dan efisien dibandingkan metode konvensional. Selain itu, terdapat Perancangan Green Building yang mengangkat aspek efisiensi dan konservasi energi listrik pada Gedung Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Semarang (STIFAR). Proyek ini dikerjakan oleh Helmi Maulana, Danny Fajar Febriansyah, dan Yusuf Rozaqi Ardiansyah dengan harapan dapat menjadi prototipe bangunan hemat energi. Teknologi informasi juga menjadi sorotan melalui SIMKI, Sistem Informasi Manajemen Klinik Integratif, yang dirancang oleh Aliifah Hanaan, Aldyn Aditya M Arrasyid, dan Selvya Syalsabilla. Sistem ini menawarkan efisiensi operasional di Klinik Pratama Diponegoro I. Di sektor pengelolaan keselamatan kerja, Naufal Yuddho Wicaksono dan Reyhan Irfan Yahya menghadirkan Sistem Deteksi Penggunaan APD dengan CCTV, yang memungkinkan pengawasan otomatis terhadap pemakaian alat pelindung diri.
Di bidang energi terbarukan, Yusuf Izzul Haq dan Farhan Hafizh Haya merancang Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Gedung PMI Kabupaten Rembang sebagai catu daya cadangan. Proyek lain yang menarik perhatian adalah Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (Angin) dengan Turbin Savonius untuk Penerangan Jalan Raya, hasil kolaborasi antara Nuraniyah dan Ravido Maedya P. Kedua proyek ini menunjukkan komitmen mahasiswa dalam mendukung transisi energi bersih. Pengembangan sistem informasi dan aplikasi berbasis teknologi digital juga hadir dalam expo ini. Proyek Sistem Informasi E-Logbook Koas di Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro yang dirancang oleh Yudhi Winantoro dan Primaning Pangasa Imanullah bertujuan mempermudah pencatatan logbook koas secara elektronik. Tak ketinggalan, pengembangan aplikasi berbasis e-commerce dihadirkan oleh Zahir Haidar Nafis dan Muhammad Raihan melalui proyek Perancangan Web E-Commerce untuk proses ekspor rempah-rempah di PT. Sri Nusantara Abadi.
Pada sektor industri pengolahan, Benny Priyarto, Avior Hanif Romadhon, dan Alif Herald Radianc S menghadirkan Rancang Bangun Konveyor dan Implementasi Deep Learning pada Alat Pemenggal Kepala Ikan. Proyek ini dirancang untuk mendukung otomatisasi dalam industri pengawetan dan distribusi ikan antar kota. Proyek serupa juga terlihat pada Rancang Bangun Dehidrator Sebagai Alternatif Pengeringan Konvensional Produk Rumput Laut oleh Brata Singga Buana, Mas Bimo Sakalabhuwanatustikarana, dan Teuku Richard Saladin. Di bidang transportasi dan energi ramah lingkungan, Carolus B. Eldwin Atmoko, Adinda Nur Hartanti, dan Jamila Istiqomah menghadirkan Rancang Bangun Sepeda Listrik sebagai Sarana Transportasi Sehat dan Rendah Polusi bagi Mahasiswa. Sedangkan, inovasi pada pengelolaan data berbasis IoT diperlihatkan oleh Muhammad Shidqi Yusniaji Perdana, Raffy Reyhan Ramadhana, dan Gevin Faza Qinthara melalui Implementasi Internet of Things (IoT) pada Budidaya Ikan Lele.
Pengelolaan jaringan kelistrikan juga menjadi topik yang diangkat dalam expo ini. Fauzan Ramadhan, Kevin Marcianno Suci Agung, dan Deni Rifaldi mempresentasikan proyek Optimasi Jaringan Kelistrikan Melalui Perancangan Peningkatan Kualitas Daya Listrik pada Gedung Pascasarjana Universitas Diponegoro. Di sisi lain, Hasby Nauly Sabilillah, Rizky Apriansyah, dan Haenrite Cahyo Agrea mengajukan Perencanaan Pengembangan Jaringan Distribusi Listrik Berdasarkan Pertumbuhan Beban di Kawasan Waduk Cengklik dan Bandara Adi Soemarmo. Selain proyek-proyek tersebut, inovasi alat ukur juga dipamerkan, seperti Rancang Bangun Alat Ukur Earth Tester Berbasis Mikrokontroler oleh Aldy Darmansyah Prawira, Ajenio Dhanu Pratama, dan Muhamad Shofaul Manba’. Di bidang pengelolaan daya listrik, Topik Ismail dan Ilyas Musaddad menghadirkan Perancangan Kompensator Daya Reaktif pada Beban Induktif Tiga Fasa Berbasis Internet of Things.
Proyek berbasis teknologi monitoring turut hadir dalam expo ini. Aldhy Eka Satria dan Gunawan Ibrahim memamerkan Rancang Bangun Prototipe Lightning Air Terminal dengan Metode Franklin yang Terhubung Sistem Monitoring Sambaran Petir Berbasis Blynk. Sedangkan, Muhammad Naufal Ghozi, Muhammad Hafidz Mustaqim, dan Aditya Brahmanto Putra menghadirkan Perancangan Sistem Pengisian Data Formulir Secara Otomatis dari Website Pengkonversi Nilai. Beragam inovasi lain yang turut ditampilkan adalah Perancangan Lampu Penerangan Jalan Menggunakan Panel Surya dengan Solar Tracker dan Kendali Pembersih Panel Surya Berbasis Arduino oleh Muhamad Hamdani Adnan, Rizal Nuradhipermana, dan Alfan Yahya Al Ghifari. Tak ketinggalan, proyek berbasis aplikasi turut disorot, seperti Rancang Bangun Aplikasi Android untuk Alat Bantu Olahraga Strength Training dengan Model Deteksi Pose Movenet oleh Andromedha Anjar Wasari dan Husain Abidin Widayat.
Berbagai hasil inovasi ini mencerminkan semangat dan kreativitas mahasiswa Teknik Elektro UNDIP dalam menciptakan solusi teknologi di berbagai bidang. Expo ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya mahasiswa, tetapi juga menjadi langkah awal menuju kolaborasi riset dan pengembangan teknologi dengan industri serta instansi pemerintah. Dengan banyaknya karya inovatif yang dipamerkan, Expo Tugas Akhir 2024 berhasil menunjukkan betapa besarnya potensi mahasiswa Teknik Elektro UNDIP dalam menciptakan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri di era modern ini.