Tim mahasiswa Undip memperoleh medali emas di the 21st Moscow International Inventions and Innovative Technology Salon ‘Archimedes’ di Moskow, 5-8 April 2018. (Dok. KBRI Moskow)

Moskow – Tim mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) tidak hanya meramaikan 21st Moscow International Inventions and Innovative Technology Salon ‘Archimedes’, tetapi juga berhasil membawa pulang medali emas pada ajang yang berlangsung di Rusia itu.

Dalam ajang yang digelar 5-8 April 2018, tim mahasiswa Undip memperkenalkan sebuah hasil karya artificial tree yang dinamakan ATOMP (Artificial Transparent Tree of Membrane Photocatalyst). Demikian disampaikan dalam rilis KBRI Moskow yang diterima detikcom, Kamis (12/4/2018).

Selain meraih medali emas ‘Archimedes’, tim mahasiswa Undip juga memperoleh Special Awards Gold Medal dari Association of Thai Innovation and Invention Promotion.

Tim mahasiswa Undip sedang menjelaskan ATOMP pada seorang pengunjung di the 21st Moscow International Inventions and Innovative Technology Salon 'Archimedes' di Moskow, 5-8 April 2018.
Tim mahasiswa Undip sedang menjelaskan ATOMP pada seorang pengunjung di the 21st Moscow International Inventions and Innovative Technology Salon ‘Archimedes’ di Moskow, 5-8 April 2018. Foto: Dok. KBRI Moskow

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, sangat mengapresiasi inisiatif keikutsertaan dan keberhasilan yang diraih tim mahasiswa Undip pada kompetisi dan pameran yang bergengsi ini. Selain menunjukkan hasil karya dan inovasi baru, keikutsertaan mereka juga untuk menambah wawasan, pengetahuan, pengalaman dan networking.

“Rusia sebagai salah satu negara yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi. Kerja sama dengan Rusia di bidang teknologi merupakan salah satu peluang bagi kita,” Dubes Wahid saat menerima tim mahasiswa Undip di KBRI Moskow.

Tim mahasiswa Undip terdiri atas empat orang, yaitu Christian M.T. Sinaga (Teknik Elektro), Aurelia T. Senduk (Teknik Lingkungan), Eko Wahyu Saputro (Teknik Mesin) dari Fakultas Teknik, dan Beti Safitri (Kimia) dari Fakultas Sains dan Matematika.

Tim mahasiswa Undip bersama Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, di KBRI Moskow, 9 April 2018.Tim mahasiswa Undip bersama Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, di KBRI Moskow, 9 April 2018. Foto: Dok. KBRI Moskow

Dituturkan Christian, artificial tree ini bekerja dengan cara menyerap udara dari atmosfer dan menyaringnya dengan membran yang dipasang di dalam selang udara. Membran ini akan menyaring gas karbon dioksida (CO2) dengan gas-gas lain yang masuk. Gas karbon dioksida akan dikonversi dengan teknologi plasma menjadi gas oksigen (O2) yang akan dilepaskan keluar sistem dan gas karbon monoksida (CO) yang akan disimpan untuk selanjutnya dapat diubah menjadi bahan bakar alternatif.

Moscow International Inventions and Innovative Technology Salon ‘Archimedes’ merupakan acara internasional tahunan berupa kompetisi dan pameran riset dan teknologi. Dalam ‘Archimedes’ kali ini disajikan berbagai kelompok penemuan dan inovasi teknologi, seperti kedokteran dan teknologi medis, transportasi, teknik mesin, industri ruang angkasa, teknologi informasi dan telekomunikasi, metalurgi, argoindustri, perlindungan dan penyelamatan manusia.

Pameran diikuti oleh perwakilan-perwakilan dari 26 negara seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, India, Arab Saudi, Korea Selatan, Kazakhstan, dan Portugal, serta 55 wilayah di Rusia, termasuk berbagai lembaga pendidikan.

Artikel ini sudah tayang di detik.com, dengan judul Tim Mahasiswa Undip Bawa Pulang Medali Emas dari Moskow
https://news.detik.com/internasional/d-3967952/tim-mahasiswa-undip-bawa-pulang-medali-emas-dari-moskow