Rofiq Cahyo Prayogo ciptakan robot berkaki empat yang dapat digunakan di medan yang sulit dijangkau oleh manusia.

Robot yang dinamai Kuadromeda diciptakan oleh mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Undip.

Robot tersebut menggunakan sensor kemiringan agar dapat melewati daerah yang tidak teratur namun dapat berjalan tegak.

Rofiq mengatakan dalam proses pembuatan robot Kuadromeda membutuhkan riset cukup lama.

“Saya membuat robot ini membutuhkan waktu selama enam bulan namun sebelumnya riset dahulu kurang lebih selama satu tahun. Robot ini merupakan tugas skripsi saya,” ujar Rofiq, Minggu (8/10/2017).

Ia menjelaskan penggunaan robot Kuadromeda berjalan otomatis menggunakan sensor.

“Kalau penggunaannya mudah, robotnya akan jalan otomatis dan akan melewati daerah yang tidak stabil dengan membaca melalui sensor di dalam robot Kuadromeda,” terang dia.

Sensor kemiringan tersebut akan didapatkan dari data kemiringan yang diinputkan di mikrokontroller yang menjadi otak ribot Kuadromeda.

Data kemiringan yang diinputkan dari minus 180 derajat hingga plus 180 derajat.

Namun ini masih prototype jadi sekarang untuk operasinya menggunakan handphone.

Ia akan terus mengembangkan robot Kuadromeda untuk membantu manusia jika mengalami bencana alam.

“Saya akan terus kembangkan robot ini. Nantinya akan ada pembaca suhu, sensor gas alam dan nanti akan ada kamera yang berfungsi untuk membantu mengevakuasi atau membaca data di daerah rawan bencana,” harapnya.

Rofiq memamerkan hasil ciptaannya di acara Expo dan Bazar Pameran Hasil Riset Unggulan Undip.

Acara tersebut diselenggarakan di Auditorium Imam Bardjo Universitas Diponegoro, Pleburan dan digelar selama dua hari 7-8 Oktober 2017. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Rofiq Mahasiswa Undip Ini Ciptakan Robot Mampu Berjalan Tegak di Medan Miring, http://jateng.tribunnews.com/2017/10/08/rofiq-mahasiswa-undip-ini-ciptakan-robot-mampu-berjalan-tegak-di-medan-miring.
Penulis: Alexander Devanda Wisnu P
Editor: iswidodo